• Home
  • About
  • Blog
  • Contact
  • Bahasa Indonesia
    • English
    • Bahasa Indonesia
Universitas Gadjah Mada DEPARTEMEN MIKROBIOLOGI PERTANIAN
FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS GADJAH MADA
  • HOME
  • TENTANG KAMI
    • Selayang Pandang
    • Visi, Misi, dan Tujuan Departemen Mikrobiologi Pertanian
    • Ruang Lingkup
      • Kegiatan Pembelajaran
      • Prospek Kerja
      • Jalur Penerimaan Mahasiswa Baru
    • LABORATORIUM
      • Fisiologi Mikrobia
      • Genetika Mikrobia
      • Mikrobiologi Dasar
    • SARANA DAN PRASARANA
      • Gedung A1
      • Gedung A2b
      • Lab. Terpadu Agrokompleks
      • Gedung AGLC
  • STAF
    • Staf Pendidik/ Dosen
    • Staf Kependidikan
    • Magang
  • PROGRAM STUDI
    • S1 MIKROBIOLOGI PERTANIAN
      • KURIKULUM
      • DAFTAR MAHASISWA
      • DOSEN PEMBIMBING
      • PANTAUAN IPK
      • KERJA LAPANGAN
      • RPKPS IKU-7
    • S3 MIKROBIOLOGI PERTANIAN
      • MINAT STUDI, VISI, MISI, DAN TUJUAN
      • KURIKULUM
  • PENELITIAN & PUBLIKASI
    • Penelitian
  • Kemahasiswaan & Alumni
    • Pertukaran Pelajar
    • Informasi Beasiswa
    • Profil Alumni
    • Lowongan Pekerjaan
  • LAYANAN
    • Pupuk Hayati
    • Konsultasi
    • Analisis
    • Pelatihan
    • Magang
  • DOKUMEN
    • Prosedur Pengajuan Ujian Skripsi
    • Prosedur Persiapan Yudisium
    • Pasca Yudisium
    • Blangko Izin Kerja Lapangan
    • Akreditasi Program Studi
    • Buku Panduan Skripsi
    • Modul Keterampilan Dasar Laboratorium
  • Beranda
  • berita
  • Dukung Kemandirian Petani, Departemen Mikrobiologi Pertanian UGM Gelar Pelatihan Pupuk Hayati di Wijirejo

Dukung Kemandirian Petani, Departemen Mikrobiologi Pertanian UGM Gelar Pelatihan Pupuk Hayati di Wijirejo

  • berita
  • 5 Agustus 2026, 15.37
  • Oleh: agungdiankharisma
  • 0

Bantul – Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (UGM) melalui tim Pengabdian kepada Masyarakat menyelenggarakan Pelatihan Pembuatan Pupuk Hayati Berbasis Mikroba bagi Kelompok Wanita Tani (KWT) di Aula Kelurahan Wijirejo, Kapanewon Pandak, Kabupaten Bantul, pada Sabtu (18/7). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pemberdayaan masyarakat dalam mendukung penerapan pertanian berkelanjutan melalui pemanfaatan mikroorganisme sebagai pupuk hayati.

Acara dibuka oleh Ketua Badan Permusyawaratan Kalurahan (Bamuskal) Wijirejo dan dilanjutkan dengan sambutan dari Lurah Wijirejo, Wisnu Riyanto, A.Md. Dalam sambutannya, pemerintah kelurahan menyampaikan apresiasi atas kolaborasi dengan Fakultas Pertanian UGM yang diharapkan dapat memberikan solusi terhadap berbagai tantangan yang dihadapi petani, khususnya meningkatnya biaya produksi akibat ketergantungan terhadap pupuk kimia.

Ketua Tim Pengabdian Masyarakat Fakultas Pertanian UGM, Dr. Agung Dian Kharisma, S.Pd.Si., M.Biotech., menjelaskan bahwa pupuk hayati berbasis mikroba merupakan salah satu inovasi yang mampu meningkatkan kesuburan tanah sekaligus mendukung pertumbuhan tanaman secara lebih ramah lingkungan. Menurutnya, pemanfaatan mikroorganisme bermanfaat tidak hanya meningkatkan efisiensi pemupukan, tetapi juga membantu menjaga kesehatan tanah sehingga produktivitas lahan dapat dipertahankan dalam jangka panjang.

Pelatihan diikuti oleh sekitar 60 peserta yang berasal dari 10 Kelompok Wanita Tani (KWT) di Kelurahan Wijirejo. Selain penyampaian materi, peserta juga memperoleh pelatihan praktik mengenai pembuatan pupuk hayati berbasis mikroba, pengenalan bahan dan peralatan, serta teknik aplikasi yang tepat di lahan pertanian. Sesi diskusi berlangsung interaktif dengan berbagai pertanyaan mengenai penerapan pupuk hayati pada berbagai komoditas pertanian yang dibudidayakan masyarakat.

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari hasil survei pendahuluan yang dilakukan tim Fakultas Pertanian UGM bersama Pemerintah Kelurahan Wijirejo. Melalui diskusi tersebut, diketahui bahwa kelompok tani dan KWT membutuhkan pendampingan dalam penerapan teknologi pertanian yang lebih efisien, ekonomis, dan ramah lingkungan. Oleh karena itu, materi pelatihan disusun sesuai dengan kebutuhan masyarakat agar dapat langsung diterapkan di lapangan.

Selain pelaksanaan pelatihan, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara Fakultas Pertanian UGM dan Pemerintah Kelurahan Wijirejo. Kedua pihak berkomitmen untuk terus mengembangkan kerja sama dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, termasuk pengembangan demplot serta inovasi pertanian berkelanjutan yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat tani di Kelurahan Wijirejo.

Melalui kegiatan ini diharapkan masyarakat semakin memahami manfaat pupuk hayati berbasis mikroba sebagai alternatif untuk mengurangi ketergantungan terhadap pupuk kimia. Dengan meningkatnya kapasitas petani dalam memproduksi dan mengaplikasikan pupuk hayati secara mandiri, sistem budidaya yang lebih produktif, efisien, dan berkelanjutan dapat terus dikembangkan di Kelurahan Wijirejo.

Tags: SDG 12: RESPONSIBLE CONSUMPTION AND PRODUCTION SDG 15: LIFE ON LAND SDG 17: PARTNERSHIPS FOR THE GOALS SDG 2: ZERO HUNGER

Tinggalkan Komentar Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

Universitas Gadjah Mada

Departemen Mikrobiologi Pertanian
Jl. Flora No. 1 Bulaksumur Yogyakarta
Telp: +62 274 523065 atau
+62 274 588688 ext. 33105, 33104, 33110, 31313
Fax: +62 274 563062
E-Mail: psmikro.faperta@ugm.ac.id

© Departemen Mikrobiologi Pertanian 2023

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY