Departemen Mikrobiologi Pertanian menyelenggarakan kegiatan sarasehan pada Sabtu, 6 Desember, pukul 09.00–12.00 WIB. Acara ini mengundang seluruh sivitas akademika, termasuk dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, alumni, hingga para pensiunan, sebagai upaya memperkuat hubungan antar generasi serta membangun komunikasi yang lebih hangat. Mengusung tema “Taut Rasa, Tumbuh Asa”, sarasehan ini diselenggarakan di Auditorium Prof. Harjono Danoesastro dan berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan semangat kebersamaan.
SDG 17: KEMITRAAN UNTUK MENCAPAI TUJUAN
PERMAHAMI kembali menjalankan salah satu program kerja unggulannya, yaitu Microbiology Goes to School, yang dikoordinasikan oleh Departemen Sosial Masyarakat. Program edukatif ini dilaksanakan pada Senin dan Selasa, 17–18 November 2025, pukul 14.00–15.20 WIB di empat sekolah mitra: SMAN 3 Yogyakarta, SMA IT Baitussalam, SMAN 1 Sleman, dan SMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta. Melalui kolaborasi dengan berbagai SMA di Yogyakarta dan sekitarnya, kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman dasar mengenai mikrobiologi secara umum dan mikrobiologi pertanian secara khusus, sekaligus memperkenalkan kehidupan sebagai mahasiswa Mikrobiologi Pertanian serta prospek karier di bidang tersebut.
Dua mahasiswa Departemen Mikrobiologi Pertanian, Uways Irfany Adiprawira dan Yori Idmaldi Arif, mendapat kesempatan emas untuk mengikuti Sakura Science Program (SSP) yang diselenggarakan oleh Japan Science and Technology Agency (JST). Selama 12 hari, mulai 4 November 2025, mereka berkesempatan merasakan langsung dinamika akademik di Ibaraki University, Jepang. Program bertajuk “New Approaches to Disease Control in Tropical Crop” ini bukan sekadar pelatihan biasa, melainkan sebuah imersi lengkap yang menggabungkan belajar, eksperimen, hingga menyelami budaya dan kemajuan teknologi Jepang.
Perhimpunan Mahasiswa Mikrobiologi Pertanian (PERMAHAMI) Fakultas Pertanian UGM sukses menyelenggarakan perayaan HUT PERMAHAMI Ke-48 pada Senin, 20 Oktober 2025, bertempat di Auditorium Harjono Danoesastro, Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada. Mengusung tema “Sangama Samskara”, kegiatan ini menjadi momentum penting untuk merayakan perjalanan panjang organisasi sekaligus mempererat rasa kekeluargaan dan kebersamaan di antara mahasiswa Mikrobiologi Pertanian.
Rangkaian acara berlangsung meriah melalui kegiatan syukuran dengan pemotongan tumpeng, penampilan pertunjukan dari setiap angkatan, serta pemberian penghargaan bagi anggota yang berkontribusi. Tema “Sangama Samskara” menghadirkan makna pertemuan nilai, harapan, dan semangat yang diwariskan antargenerasi mahasiswa, menjadikan acara ini sebagai wadah memperkuat identitas kolektif PERMAHAMI.
Departemen Minat dan Bakat, PERMAHAMI, menyelenggarakan kegiatan Riverbond 2025 sebagai bagian dari program kerja tahunan untuk mempererat kekompakan pengurus. Kegiatan yang mengusung tema “Flowing Together, Growing Stronger” ini dilaksanakan pada Sabtu, 30 Agustus 2025 di New Rivermoon Tubing, Klaten, Jawa Tengah.
Melalui filosofi air yang terus mengalir, Riverbond dihadirkan sebagai simbol kebersamaan, proses tumbuh bersama, serta semangat saling mendukung di tengah dinamika organisasi dan akademik. Aktivitas tubing yang dipilih bukan hanya menjadi sarana rekreasi, tetapi juga wadah untuk mempererat solidaritas, memperkuat kolaborasi, serta melepas penat dari kesibukan akademik para pengurus.
Departemen Pengembangan Sumber Daya Mahasiswa (PSDM) bersama Pengurus Harian PERMAHAMI sukses menyelenggarakan program Kepenulisan PERMAHAMI 2025 pada Minggu, 31 Agustus 2025, pukul 08.00–14.00 WIB. Kegiatan ini hadir sebagai solusi atas tantangan yang dihadapi mahasiswa dalam menulis karya ilmiah, mulai dari kesulitan mencari jurnal ilmiah yang relevan dan terpercaya, melakukan sitasi dengan benar, hingga menyusun daftar pustaka sesuai aturan penulisan skripsi di Fakultas Pertanian.
Acara dimulai dengan pemaparan materi pengenalan departemen dan program studi yang disampaikan oleh Ketua Departemen dan Ketua Program Studi Mikrobiologi Pertanian. Setelah itu, sesi berlanjut dengan pemaparan dari narasumber mengenai cara efektif mencari jurnal ilmiah, teknik sitasi yang benar, pengenalan struktur laporan praktikum, hingga penyusunan daftar pustaka sesuai pedoman akademik.
Yamagata University, Jepang, menjadi tempat pertukaran pelajar bagi Hafsah Dwi Nur Haliza, mahasiswa Mikrobiologi Pertanian UGM angkatan 2021. Akrab disapa Lisa, ia berkesempatan mengikuti program Japan Student Services Organization (JASSO) selama satu tahun. Melalui program JASSO, Lisa merasakan pengalaman berharga di negeri orang.
Kehidupan yang sangat berbeda di tanah rantau menjadi gegar budaya pada awal kedatangan Lisa di Jepang. Seiring waktu, berbagai penyesuaian membuatnya mampu mengikuti ritme kehidupan di sini. Lingkungan baru membuka wawasan Lisa lebih luas, terutama dari sisi akademik maupun budaya setempat.
Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM) kembali melaksanakan program pengabdian masyarakat dengan mengusung inovasi pemanfaatan fermentasi duckweed (Lemna sp.) sebagai pakan ikan dan ternak. Kegiatan ini diselenggarakan di Yayasan Yatim Piatu Al-Dzikro, Imogiri, Bantul, sebagai upaya mendukung kemandirian pangan sekaligus mendorong usaha ekonomi produktif di lingkungan panti asuhan.
Duckweed atau kiambang merupakan tumbuhan air berprotein tinggi yang berpotensi besar menjadi bahan pakan alternatif. Melalui proses fermentasi, kandungan gizi duckweed dapat ditingkatkan dan daya cernanya diperbaiki, sehingga tidak hanya menurunkan biaya produksi pakan, tetapi juga membuka peluang usaha baru berbasis sumber daya lokal.
Yomita Misya, mahasiswa Program Studi Mikrobiologi Pertanian, Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM), memenalkan “tempe jagung” sebagai sebuah inovasi dari pengembangan pangan lokal di Desa Gedong Jetis, Kecamatan Tulung, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah. Kegiatan ini adalah bagian dari program Kuliah Kerja Nyata Program Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Tim “Tulang Tulung” yang memiliki konsentrasi pada penanggulangan kemiskinan ekstrem di wilayah tersebut.
Koordinator subunit Gedong Jetis, Aldara Fatiyah (Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik 2022), menjelaskan bahwa jagung merupakan komoditas utama pertanian di Desa Gedong Jetis.
Tim KKN-PPM UGM Tilik Tulakan periode II tahun 2025 telah menyelesaikan program pengabdian masyarakat di Desa Tulakan dan Desa Bungur, Kecamatan Tulakan, Kabupaten Pacitan. Tim yang beranggotakan 29 mahasiswa ini dibimbing oleh Gilang Wirakusuma, S.P., M.Sc., selaku Dosen Pembimbing Lapangan (DPL). Kecamatan Tulakan dipilih karena dinilai memiliki peran besar dalam mendorong penguatan sektor pertanian sebagai sektor unggulan daerah. Program yang berlangsung dari tanggal 29 Juni-2 Juli 2025 berfokus pada keluhan warga mengenai menurunnya hasil pertanian akibat kondisi tanah yang kurang subur.