Universitas Gadjah Mada kembali menerjunkan mahasiswa dalam program Kuliah Kerja Nyata–Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Periode II Tahun 2026 sebagai bagian dari komitmen perguruan tinggi dalam mendukung pembangunan masyarakat berbasis ilmu pengetahuan. Salah satu unit KKN yang didampingi oleh Nur Akbar Arofatullah, S.P., M.Biotech., Ph.D., dosen Departemen Mikrobiologi Pertanian Fakultas Pertanian UGM, akan melaksanakan pengabdian di Desa Padaherang dan Desa Paledah, Kecamatan Padaherang, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat.
berita
Program Kuliah Kerja Nyata–Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) kembali menjadi salah satu agenda penting Universitas Gadjah Mada dalam menghubungkan ilmu pengetahuan dengan kebutuhan masyarakat. Pada Periode II Tahun 2026, ribuan mahasiswa UGM diberangkatkan ke berbagai daerah di Indonesia untuk melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat selama kurang lebih 50 hari.

Suasana upacara pelepasan berlangsung khidmat sekaligus penuh antusiasme. Para mahasiswa yang akan bertugas di berbagai wilayah tampak siap mengemban peran sebagai agen perubahan dan mitra masyarakat dalam mendukung pembangunan daerah. Kegiatan ini menjadi penanda dimulainya perjalanan mahasiswa untuk belajar langsung dari masyarakat sekaligus mengaplikasikan ilmu yang telah diperoleh selama masa perkuliahan.
Program Studi Mikrobiologi Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada kembali menyelenggarakan Responsi Praktikum Biokimia sebagai bagian dari rangkaian pembelajaran mata kuliah Biokimia yang merupakan mata kuliah wajib bagi mahasiswa Fakultas Pertanian UGM. Kegiatan responsi dilaksanakan pada 6 Juni 2026 dan diikuti oleh sekitar 620 mahasiswa dari berbagai program studi di lingkungan Fakultas Pertanian UGM.
Responsi Praktikum Biokimia merupakan salah satu bentuk evaluasi pembelajaran yang bertujuan untuk mengukur pemahaman mahasiswa terhadap konsep-konsep biokimia yang telah dipelajari selama perkuliahan dan praktikum. Selain menilai penguasaan teori, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk mengevaluasi kemampuan mahasiswa dalam menghubungkan konsep biokimia dengan berbagai fenomena dan aplikasi di bidang pertanian, pangan, lingkungan, serta ilmu hayati lainnya.
Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (UGM) melalui Departemen Mikrobiologi Pertanian kembali membuka kesempatan bagi mahasiswa internasional untuk mengikuti program Municipal Waste Management: Workshop and Field Trip 2026. Program ini merupakan bagian dari implementasi Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Gadjah Mada yang dikembangkan melalui pendekatan kolaboratif antara akademisi, mahasiswa internasional, dan masyarakat dalam mendukung pengelolaan sampah berkelanjutan berbasis komunitas. Program internasional ini akan diselenggarakan pada 20–26 Juli 2026 di Yogyakarta dengan mengusung tema “Empowering Communities Through Sustainable Waste Solutions.”
Program Studi Mikrobiologi Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada kembali menunjukkan komitmennya dalam mendorong internasionalisasi mahasiswa melalui penyelenggaraan JASSO Scholarship Student Exchange Support Program Sharing Session yang dilaksanakan secara daring melalui Zoom pada Senin, 8 Juni 2026.

Kegiatan ini diselenggarakan untuk memberikan informasi sekaligus inspirasi bagi mahasiswa yang tertarik mengikuti program pertukaran pelajar dan beasiswa Japan Student Services Organization (JASSO) di Jepang. Melalui sesi berbagi pengalaman ini, mahasiswa dapat memperoleh gambaran langsung mengenai proses pendaftaran, kehidupan akademik, hingga pengalaman beradaptasi selama menjalani studi di Jepang.

Sebagai upaya memperkuat peran mahasiswa dalam pemberdayaan masyarakat dan pengembangan sektor pertanian, Departemen Sosial Masyarakat PERMAHAMI (Perhimpunan Mahasiswa Mikrobiologi Pertanian) Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada menyelenggarakan kegiatan Sapa Komunitas bertajuk “Sapa Bumi, Rembug Tani”. Kegiatan ini dilaksanakan melalui kolaborasi dengan komunitas tani Agro Mulya Eco Farm yang berlokasi di wilayah Kalasan, Daerah Istimewa Yogyakarta.
Kegiatan ini menjadi wadah bagi mahasiswa dan petani untuk saling berbagi pengalaman, pengetahuan, serta praktik terbaik dalam pengelolaan pertanian yang berkelanjutan. Melalui pendekatan kolaboratif, mahasiswa tidak hanya memperoleh pengalaman belajar di luar kelas, tetapi juga berkesempatan memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat.
Kegiatan internasional menjadi salah satu upaya penting dalam memperluas jejaring akademik, meningkatkan kapasitas penelitian, serta memperkuat kolaborasi antara peneliti lintas negara. Melalui program visiting researcher, dosen memiliki kesempatan untuk bertukar pengetahuan, mengembangkan penelitian bersama, dan mempelajari berbagai pendekatan ilmiah yang diterapkan di institusi mitra. Kegiatan ini juga menjadi sarana untuk mendorong pengembangan riset yang lebih inovatif dan berdaya saing global.
Prof. Irfan Dwidya Prijambada, Dosen dari Departemen Mikrobiologi Pertanian Universitas Gadjah Mada (UGM) berkesempatan mengikuti rangkaian kegiatan akademik dan industri pangan di Inggris yaitu 3PUKSEA (Plant Protein Plus Network UK-SE Asia) dengan mengangkat tema Plant Protein Plus Network UK–SE Asia (3PUKSEA): Multi-disciplinary collaboration for plant protein research and innovation network between the UK and South-East Asia pada April 2026. Kunjungan tersebut merupakan tindak lanjut dari kerja sama internasional yang berfokus pada pemanfaatan protein beras sebagai sumber plant-based protein alternatif yang berkelanjutan.
Dosen Departemen Mikrobiologi, Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada, Desi Utami, S.P., M.Env.Sc., Ph.D., menjadi narasumber dalam forum ilmiah bertajuk “Harmonized Biosafety Assessment and Sustainable Agriculture: Accelerating Innovation with Impact for Indonesian Smallholders.” Kegiatan ini diselenggarakan oleh CropLife Indonesia, bekerja sama dengan Konsorsium Bioteknologi Indonesia dan Lab Indonesia, di ICE BSD City pada Jumat, 17 April 2026.

Dalam forum tersebut, beliau menyampaikan presentasi berjudul “Communicating Biotechnology in the Digital Era: Enhancing Sustainable Agricultural Impact for Farmers in Indonesia.” Melalui paparannya, beliau membahas pentingnya komunikasi sains dalam menjembatani perkembangan bioteknologi dengan pemahaman petani di lapangan.
Fakultas Pertanian UGM terus mendorong mahasiswa untuk memperoleh pengalaman langsung di dunia industri sebagai bekal sebelum memasuki dunia kerja. Salah satu pengalaman tersebut dirasakan oleh Severinus Adrian Maitri (Vino), mahasiswa Program Studi Mikrobiologi Pertanian angkatan 2023, yang berkesempatan menjalani praktik kerja di CJ selama kurang lebih satu bulan. Selama praktik kerja, Vino terlibat dalam kegiatan Wastewater Treatment (WWT) atau pengolahan air limbah. Kegiatan yang dilakukan meliputi pemantauan parameter air limbah untuk memastikan hasil pengolahan memenuhi standar baku mutu sebelum dialirkan ke badan perairan.