Universitas Gadjah Mada kembali menjadi juara umum Pekan Ilmiah Nasional (PIMNAS) ke-32 yang diselenggarakan di Universitas Udayana, Bali 27-30 Agustus 2019 yang lalu. Sebanyak 26 medali meliputi 9 emas, 8 perak dan 9 perunggu berhasil membuat UGM mempertahankan gelar juara ini. Menyusul Institut Pertanian Bogor dan Universitas Diponegoro sebagai juara kedua dan ketiga. PIMNAS merupakan ajang kompetisi mahasiswa nasional tahunan yang diselenggarakan oleh Kementrian Riset dan Teknologi Pendidikan Tinggi Indonesia dengan tujuan untuk menanamkan jiwa kreativitas dan nasionalisme di antara mahasiswa. Tahun ini kegiatan PIMNAS diikuti oleh 126 perguruan tinggi baik negeri maupun swasta di Indonesia dengan judul karya ilmiah sebanyak 460.
berita
Kuliah Kerja Nyata atau lebih sering disingkat sebagai KKN merupakan wadah mahasiswa untuk menumbuhkembangkan rasa empati terhadap permasalahan yang ada di masyarakat sehingga mahasiswa dapat mengaplikasikan ilmu yang telah didapatkan di bangku kuliah untuk membantu permasalahan di masyarakat tersebut. UGM sangat dikenal dengan kesuksesannya di bidang pengabdian masyarakat, salah satunya melalui kegiatan KKN. Pada periode kedua tahun ini, KKN dilaksanakan mulai 29 Juni hingga 18 Agustus 2019.
Tak ketinggalan mahasiswa Mikrobiologi Pertanianpun melaksanakan KKN di periode ini yaitu sebanyak 24 mahasiswa ke berbagai daerah pelosok di Indonesia seperti Sumatera Utara, Yogyakarta, Bali, Gorontalo, Selatan Kalimantan Utara, Kalimantan Selatan Maluku Utara, dan Papua Barat. UGM sendiri mengirim mahasiswa KKN dari Sabang hingga merauke setiap tahunnya.
Salah satu syarat untuk lulus menjadi Sarjana Pertanian di Program Studi Mikrobiologi Pertanian adalah melaksanakan kegiatan Kerja Lapangan atau yang sering disebut sebagai KL. Kegiatan ini bisa dilakukan baik di perusahaan maupun lembaga penelitian yang berhubungan dengan dunia mikrobiologi, baik kaitannya dengan lingkungan, pangan, pertanian, maupun kesehatan. Nur Lailatul Fatichah atau biasa dipanggil Lila, baru saja menyelesaikan KL di PT Petrokimia Kayaku, Gresik, Jawa Timur. Lila ditempatkan Departemen Riset dan Bangprodjin. Departemen Riset dan Bangprodjin berada di kompleks PT Petrokimia Kayaku Pabrik III dengan durasi kerja lapangan dari tanggal 1 Juli 2019 – 31 Juli 2019.
Departemen Mikrobiologi Pertanian UGM melakukan kunjungan kerjasama ke Centre for Life Sciences Institute, National University of Singapore (NUS) tanggal 31 Juli 2019 lalu. Tujuan dari kunjungan ini selain sebagai studi banding ke salah satu universitas terbaik di Asia yang masuk dalam jajaran 15 besar universitas terbaik di dunia. Dalam kunjungan tersebut rombongan yang terdiri dari Ketua Departemen, Ketua Prodi, dosen dan tenaga kependidikan Mikrobiologi Pertanian diterima dengan baik oleh Paul McCarry selaku Director of Life Sciences Institute, Centre for Life Sciences, NUS.
Departemen Mikrobiologi Pertanian mengawali tahun ajaran baru 2019/2020 dengan suasana baru. Sebanyak 32 mahasiswa secara resmi dinyatakan diterima di sebagai angkatan baru, yaitu angkatan 2019 dengan sebaran 8 orang laki-laki dan 24 perempuan. Mahasiswa baru tersebut berasal dari berbagai daerah di Indonesia, diantaranya: Sumatra Barat (Padang), Jakarta (Kelapa Gading dan Depok), Jawa Barat (Bogor dan Bekasi), Jawa Tengah (Karanganyar, Klaten, Pekalongan, Semarang, Salatiga), Jawa Timur (Tuban, Kediri, Nganjuk, Malang), dan Kalimantan Barat (Pontianak).
Periode Bulan Juli 2019 ini Program Studi Mikrobiologi Pertanian kembali meluluskan sarjana pertanian. Pelaksanaan Yudisium yang merupakan rapat penentuan kelulusan di Prodi S1 kali ini diikuti oleh 9 mahasiswa, antara lain Anggi Galih Widiantoro, Arif Rizky Santoso, Desy Ningrum, Farras Widyanisa, Habibi Zikri, Insofa, Niken Karina, Prima Christina, dan Veronika Virgo yaitu pada tanggal 19 Juli 2019. Dalam yudisium tersebut, Niken Karina berhasil menjadi lulusan terbaik dengan IPK 3,84 dan predikat Cumlaude dengan skripsi berjudul “Isolasi Open Reading Frame (ORF) Lytic Polysaccharide Monooxygenase dari Bacillus sp. T3 dan Analisis Produknya Melalui In Silico” di bawah bimbingan Muhammad Saifur Rohman, S.P., M.Si., M. Eng., Ph.D. dan Ir. Jaka Widada, M.P., Ph.D. serta Prof. Ir. Sebastian Margino, Ph.D. sebagai Dosen Pembimbing Akademik. Dalam rapat yudisium tersebut dihadiri oleh Ir. Donny Widianto, Ph.D. selaku ketua Departemen Mikrobiologi Pertanian, Ir. Jaka Widada, M.P., Ph.D. sebagai ketua Program Studi, Prof. Ir. Sebastian Margino, Ph.D., Prof. Ir. Triwibowo Yuwono, Ph.D., Muhammad Saifur Rohman, S.P., M.Si., M. Eng., Ph.D., dan Dr. Ir. Sri Wedhastri, M.S. yang merupakan dosen-dosen di Departemen Mikrobiologi Pertanian.
Selamat Bergabung Mahasiswa Baru Universitas Gadjah Mada yang Telah Lolos Seleksi SBMPTN LTMPT 2019. ![]()
Bagi yang belum lihat pengumumannya, bisa ditengok di laman berikut ini ya https://sbmptn.ugm.ac.id/
Coba yang ketrima di Program Studi Mikrobiologi Pertanian, boleh dong komen di sini ya
Nanti mimin kasih tips menjadi mahasiswa mikrobiologi supaya berprestasi deh ![]()
Bersaing dengan puluhan kontestan dari bermacam negara, Felix, mahasiswa mikrobiologi angkatan 2015 meraih gelar “Best Oral Presenter” di International Student Conference in Ibaraki (ISCI) – XIV yang diselenggarakan oleh Ibaraki University, Jepang pada tanggal 1-2 Desember 2018. Felix mendaftarkan konferensi tersebut ketika sedang mengikuti program Asia International Mobility for Students (AIMS) di Ibaraki University pada September 2018 – Januari 2019.
ISCI sendiri merupakan konferensi internasional tahunan ke-14 yang diselenggarakan oleh Ibaraki University. Para kontestan berasal dari bermacam negara mulai dari Jepang, China, Indonesia, India, Brunei, Thailand, dan masih banyak lainnya. Topik yang dibawa kontestan pun bermacam mulai dari sosial humaniora, sains-teknik, pertanian, pendidikan, Ibaraki, dan kehidupan pelajar. Dalam kesempatan tersebut, Felix membawa topik mengenai “Perbandingan Metode Deteksi Patogen di Industri Terapan Kehutanan”.
Mikrobiologi Pertanian meluluskan tiga mahasiswanya pada yudisium periode Bulan April. Ketiga mahasiswa tersebut adalah Adi Fakhri Nugrotomo, Annur Mina Ridhayani, dan Sih Pirenaningtyas. Yudisium Program Studi dilaksanakan pada tanggal 22 April 2019 yang dihadiri oleh Ketua Program Studi, Ketua Departemen, dan dosen pembimbing skripsi. Dalam acara penyampaian kelulusan tersebut, disampaikan bahwa alumni tetap ada ikatan dengan Prodi walaupun sudah lulus, sehingga harapannya tetap bekerja sama membangun jaringan antara Prodi dengan lulusan. Setelah mengikuti kegiatan yudisium tersebut, Fakhri, Mina dan Tyas akan mengikuti wisuda sarjana yang dilaksanakan pada Bulan Mei yang akan datang. Ketiga mahasiswa ini lulus dengan nilai akreditasi Program Studi yaitu A.
Program Studi Mikrobiologi Pertanian baru saja menerima Sertifikat Akreditasi dari BAN-PT sebagai hasil dari visitasi yang dilaksanakan pada tanggal 21-23 Maret 2019 di kampus Universitas Gadjah Mada. Sertifikat yang dikeluarkan dengan nomor Keputusan BAN-PT No 690/SK/BAN-PT/IV/2019 tersebut menyatakan bahwa Program Studi Mikrobiologi Pertanian, pada Program Sarjana Universitas Gadjah Mada, Kabupaten Sleman, Terakreditasi dengan peringkat Terakreditasi A. Surat Keputusan tersebut berlaku selama lima tahun, yaitu sejak tanggal 9 April 2019 sampai dengan 9 April 2024.