Program Studi Mikrobiologi Pertanian minggu lalu menerima tamu dari tim Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT). Kunjungan tersebut merupakan tindak lanjut dari pengajuan reakreditasi yang diajukan Prodi Mikrobiologi Pertanian. Datang sebagai tim asesor yaitu Prof. Dr. Ir. Abdul Latief Abadi dari Universitas Brawijaya dan Dr. Erly Marwani dari Institut Teknologi Bandung yang melaksanakan asesmen lapangan mengenai kegiatan tri dharma Prodi Mikrobiologi Pertanian. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 20-22 Maret 2019 di Fakultas Pertanian, UGM
berita
Salah satu mahasiswa mikrobiologi dari angkatan 2014 baru saja diwisuda dan mendapat gelar S.P (Sarjana Pertanian) setelah menyelesaikan penelitian di Chulalongkorn University, Thailand selama 4 bulan. Alika, panggilan akrab mahasiswi mikrobiologi ini mengikuti pertukaran pelajar di Laboratorium of Environmental Microbiology di bawah bimbingan Onruthai Pinyakong & Ekawan Luepromchai dari pihak kampus Chulalongkorn dan Dr. Donny Widianto dari pihak UGM. Setelah menjalani ujian yang dilakukan di Thailand maupun di Indonesia dengan penelitian yang berjudul Petroleum-Contaminated Soil Remediation by Mixed Bacterial Inocula and Marigold (Tagetes sp.)
Permahami, yang merupakan organisasi mahasiswa Mikrobiologi Pertanian baru saja melaksanakan pelantikan ketua dan pengurus harian. Hadir sebagai ketua yaitu Putri Adining Tyas, disusul sebagai wakil ketua yaitu Hanindita Rahayu, serta sebagai DFPO yaitu I Komang Adi W, Birgitta Carera, Nur Lailatul F, Yohanetta Ananda, dan Rohmi Tsania. Pada tanggal 10 Maret lalu, dilaksanakan penetapan staf seperti bendahara yang dijabat oleh Muna, Nurindah, serta sekretaris yaitu Merytani Desafira. Departemen Sosial Masyarakat, Kewirausahaan, Minat dan Bakat, Media dan Opini, Jaringan Eksternak, serta Keilmuan, PSDM dan Pemerhati turut meramaikan dalam kepengurusan permahami tahun 2018/2019 ini.
Universitas Gadjah Mada setiap tahunnya meluluskan wisudawan yang mengikuti wisuda terbagi menjaid empat periode, yaitu periode februari, mei, agustus, dan oktober.
Di Periode ini, Departemen Mikrobiologi meluluskan empat mahasiswanya, telah mendapat gelar Sarjana Pertanian (S.P). Keempat mahasiswa tersebut adalah Naomi Chandrasari (2012), Alika Andjani Widada (2014), Rahma Firdiana (2014), dan Devi Ardianingsih (2014)
Selamat ya kakak-kakak wisudawan 🙂
Sebagai bentuk komitmen Departemen Mikrobiologi Pertanian untuk membekali mahasiswa dengan  pengetahuan  dan  ketrampilan persiapan bersaing di dunia kerja, Hari Selasa 19 Februari 2019 kemarin mengadakan acara sharing alumni. Kegiatan yang dilaksanakan dengan mendatangkan alumni dari angkatan 1997 yang bernama Kurniawan Wibowo, S.P., M.B.A yang sekarang menjabat sebagai International Product Development Manager for China, South Asia & South East Asia PT BISI International Tbk. Setelah menyelesaikan S1 di Fakultas Pertanian UGM dengan mengambil minat mikrobiologi, Pak Kurniawan
Asia Pacific Women’s Information Network Center (APWINC) menyelenggarakan kegiatan 2018 UNESCO-UNITWIN ICT and Leadership Advanced Workshop and International Competition di Sookmyung Women’s University, Korea Selatan. Kegiatan yang didanai oleh Kementrian Pendidikan Korea Selatan ini dilaksanakan pada tanggal 10-14 Desember 2018 dan diikuti oleh 39 orang dari tim terpilih di kompetisi sebelumnya, yaitu dari Universitas Gadjah Mada, Life University, Royal University of Phnom Penh, National University of Laos, dan Souphanouvong University. Tim Universitas Gadjah Mada yang bernama Kartini Gama terdiri dari 7 anggota yang berasal dari berbagai fakultas, salah satunya dari Departemen Mikrobiologi Pertanian yaitu @Christina Dwi Kusumaningtyas bersama Teya Titiang Tiana (Fakultas ISIPOL), Rizka Dwi Amalia (Fakultas Geografi) yang tergabung dalam tim ICT dan juga Anisa Dian Larasati (Fakultas Ekonomi dan Bisnis), Hanin Banurukmi (Fakultas Ilmu Budaya), Nurisa Fajri Wijayanti (Fakultas Geografi), dan Linda Oktavianingsih (Fakultas Biologi) dari tim leadership.


Devi Sayekti Putri dari angkatan 2015 Mikrobiologi Pertanian mewakili Indonesia dalam ajang ASEAN Unity Network (AUN) – Creative Community 16th ASEAN & 6th ASEAN+3 Youth Cultural Forum yang diselenggarakan oleh Ateneo De Manila University, Filipina. Acara ini diadakan pada tanggal 11-16 November 2018 dengan peserta dari 10 negara anggota ASEAN dan Jepang, China serta Korea. Dalam kesempatan tersebut Devi berangkat bersama rombongan dari Indonesia yaitu mahasiswa dari UGM, UI dan UNAIR sebanyak 10 mahasiswa. Devi bersama Irma Oktiardi dari Fakultas Kedokteran Gigi UGM menampilkan tarian Srikandi Larasati, sedangkan delegasi dari Universitas Indonesia menarikan tari Neng Gelis, dan dari Universitas Airlangga menampilkan Tari Bapang.
Mahasiswa Mikrobiologi Pertanian yang tergabung di PERMAHAMI (Perhimpunan Mahasiswa Mikrobiologi Pertanian) Hari Sabtu tanggal 17 November 2018, mengadakan bakti sosial di SD Kiyaran II, Sleman. Acara yang diselenggarakan oleh Departemen Sosial Masyarakat ini bertajuk Permahami Berbagi Ilmu sebagai salah satu bentuk kepedulian Permahami terhadap masyarakat melalui pengenalan mikroorganisme dan peranannya di tubuh dan lingkungan kepada anak-anak.
Acara diawali dengan penyampaian materi “Kuman di Sekitar Kita” kepada siswa-siswi kelas 3-4. Penyampaian materi ini bertujuan untuk mengenalkan kuman kepada anak-anak SD supaya lebih memperhatikan keberadaan kuman tersebut baik di tubuh maupun di lingkungan. Dilanjutkan dengan kegiatan menanam benih sayuran secara hidroponik dalam botol plastik bekas yang bertujuan supaya mereka mencintai pertanian sejak dini juga memanfaatkan barang bekas di sekitar kita menjadi sesuatu hal yang lebih bermanfaat.
Cahaya, mahasiswa mikrobiologi angkatan 2015 yang satu ini aktif mengikuti kegiatan perlombaan maupun seminar baik di dalam maupun luar negeri. Kali ini cerita Cahaya yang baru saja mengikuti 6th AASIC (Asian Academy Society International Conference) 2018 di Mae Fah Luang University, Chiang Rai Thailand pada 8 – 10 November 2018 yang diselenggarakan oleh PERMITHA dan KBRI Bangkok, Thailand.
Dalam kegiatan tersebut, Cahaya mendapatkan dana dari Indonesia Power UPJP Kamojang melalui program Community Development bersinergi dengan pendidikan karena penelitian yang Cahaya angkat ini merupakan penelitian yang telah ia lakukan ketika Kerja Lapangan di Indonesia Power UPJP Kamojang. Penelitian tersebut dibimbing oleh Prof. Irfan D Prijambada




