Kegiatan sosial bertajuk Sosmas Bagi-Bagi merupakan inisiatif yang diprakarsai oleh Perhimpunan Mahasiswa Mikrobiologi sebagai bentuk nyata kepedulian mahasiswa terhadap masyarakat. Dalam kegiatan ini, tim mengunjungi RPA Wiloso Projo, sebuah panti asuhan di bawah naungan dinas sosial, untuk berbagi kebahagiaan sekaligus memberikan dukungan moral kepada anak-anak yang tinggal di sana. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang berbagi, tetapi juga membangun kedekatan emosional melalui interaksi yang hangat dan penuh makna.
SDG 1: NO POVERTY
Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM) kembali melaksanakan program pengabdian masyarakat dengan mengusung inovasi pemanfaatan fermentasi duckweed (Lemna sp.) sebagai pakan ikan dan ternak. Kegiatan ini diselenggarakan di Yayasan Yatim Piatu Al-Dzikro, Imogiri, Bantul, sebagai upaya mendukung kemandirian pangan sekaligus mendorong usaha ekonomi produktif di lingkungan panti asuhan.
Duckweed atau kiambang merupakan tumbuhan air berprotein tinggi yang berpotensi besar menjadi bahan pakan alternatif. Melalui proses fermentasi, kandungan gizi duckweed dapat ditingkatkan dan daya cernanya diperbaiki, sehingga tidak hanya menurunkan biaya produksi pakan, tetapi juga membuka peluang usaha baru berbasis sumber daya lokal.
Program Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat telah berhasil dijalankan melalui kegiatan KKN-PPM UGM periode II tahun 2025 oleh salah satu mahasiswa Mikrobiologi Pertanian angkatan 2022 bernama Ilyasa Ilham selama 50 hari pada tanggal 20 Juni – 8 Agustus 2025 di Kecamatan Silaut, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat. KKN-PPM merupakan salah satu mata kuliah wajib untuk pengaplikasian disiplin ilmu perkuliahan secara langsung pada masyarakat. Melalui kegiatan ini, mahasiswa didorong untuk menjalani kehidupan bermasyarakat sekaligus memberikan kontribusi nyata baik dalam pencegahan maupun penanggulangan kendala yang dihadapi masyarakat bersama-sama. Sebagian besar wilayah di Silaut dimanfaatkan sebagai lahan untuk perkebunan kelapa sawit, sehingga kelapa sawit menjadi komoditas utama pertanian. Selain itu, Kecamatan Silaut memiliki keberagaman suku, agama, dan budaya karena menjadi salah satu lokasi yang dipilih untuk program transmigrasi penduduk dari pemerintah, sehingga menjadi alasan utama untuk pelaksanaan KKN-PPM UGM 2025. Oleh karena itu pula, melalui kegiatan pengabdian ini, menghargai perbedaan-perbedaan tersebut menjadi salah satu nilai yang paling penting dalam kehidupan bermasyarakat. Di samping itu, perbedaan ini selayaknya tidak menjadi penghambat dalam berkolaborasi.
Yomita Misya, mahasiswa Program Studi Mikrobiologi Pertanian, Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM), memenalkan “tempe jagung” sebagai sebuah inovasi dari pengembangan pangan lokal di Desa Gedong Jetis, Kecamatan Tulung, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah. Kegiatan ini adalah bagian dari program Kuliah Kerja Nyata Program Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Tim “Tulang Tulung” yang memiliki konsentrasi pada penanggulangan kemiskinan ekstrem di wilayah tersebut.
Koordinator subunit Gedong Jetis, Aldara Fatiyah (Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik 2022), menjelaskan bahwa jagung merupakan komoditas utama pertanian di Desa Gedong Jetis.
Tim KKN-PPM UGM Tilik Tulakan periode II tahun 2025 telah menyelesaikan program pengabdian masyarakat di Desa Tulakan dan Desa Bungur, Kecamatan Tulakan, Kabupaten Pacitan. Tim yang beranggotakan 29 mahasiswa ini dibimbing oleh Gilang Wirakusuma, S.P., M.Sc., selaku Dosen Pembimbing Lapangan (DPL). Kecamatan Tulakan dipilih karena dinilai memiliki peran besar dalam mendorong penguatan sektor pertanian sebagai sektor unggulan daerah. Program yang berlangsung dari tanggal 29 Juni-2 Juli 2025 berfokus pada keluhan warga mengenai menurunnya hasil pertanian akibat kondisi tanah yang kurang subur.
Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM) bekerja sama mengadakan kuliah tamu dengan Kasetsart University, Thailand yang bersifat terbuka bagi civitas akademika UGM dan umum. Kegiatan ini dilaksanakan pada Rabu, 4 Juni 2025 secara online melalui Zoom Meeting. Kegiatan tersebut menghadirkan oleh Dr. Chanita Boonmak dari Duckweed Holobiont Resource and Research Center Kasetsart University, Thailand (DHBC) sebagai narasumber.
Topik yang dibawakan dalam kuliah tamu ini adalah “Duckweed Microbiome: Unlocking Bacterial Potential for Environmental and Food Applications” yang memaparkan hasil kolaborasi penelitian yang didanai oleh Japan Science and Technology Agency (JIST) dan Japan International Cooperation Agency (JICA) yang disebut Science Technology Research Partnership for Sustainable Development (SATPREPS).
“Microdiscussion: Kuliah Kerja Nyata” merupakan sebuah acara diskusi bertajuk Microdiscussion: Edisi Kuliah Kerja Nyata yang diselenggarakan pada tanggal 8 September 2024. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan wawasan kepada para Mahasiswa tentang berbagai aspek yang perlu dipahami dalam menjalankan Kuliah Kerja Nyata (KKN). Peserta yang terlibat dalam acara ini adalah mahasiswa Mikrobiologi Angkatan 2022 dan Mahasiswa Mikrobiologi Angkatan 2023. Acara ini diadakan di Resto Inkubator Mina Bisnis (IMB) Perikanan UGM. Acara ini menampilkan dua pembicara inspiratif, yaitu Muhammad Misbahul Anam yang sering dipanggil Misbah dan Hanifa Afifia Sholihatunnisa yang sering dipanggil Hanifa. Diskusi ini bersifat interaktif, sehingga para peserta tidak hanya mendengarkan, tetapi juga dapat bertanya dan berdiskusi langsung dengan pembicara.
Mahasiswa Program Studi Mikrobiologi Pertanian UGM Angkatan 2021, Muhammad Prakosa Damarsejati turut terlibat dalam kegiatan Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) periode II tahun 2024 di Desa Palingkau Asri, Kecamatan Kapuas Murung, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah. Kegiatan KKN ini merupakan kegiatan yang wajib untuk dilaksanakan dan termasuk kedalam kegiatan intrakurikuler yang menerapkan pelaksanaan tri dharma perguruan tinggi yaitu pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat dengan cara memberikan kepada mahasiswa pengalaman belajar dan bekerja dalam kegiatan pembangunan masyarakat sebagai wahana penerapan dan pembembangan ilmu dan teknologi yang dilaksanakan di luar kampus sesuai dengan kebutuhan yang dibutuhkan oleh daerah tersebut dalam waktu mekanisme kerja yang telah ditentukan.
Kegiatan KKN-PPM yang dilaksanakan oleh UGM menjadi ajang bagi mahasiswi mikrobiologi pertanian, Zikra Fathin Nabila, untuk memperluas pengetahuan kenegaraan dan kebhinekaannya. Kegiatan KKN ini dilaksanakan pada bulan Juli hingga Agustus. Selama 50 hari tepat, Zikra melaksanaan program KKN di Desa Pelaga. Desa yang sangat asri, sejuk, dan penuh dengan potensi khas Indonesia yang perlu dibanggakan. Zikra banyak belajar dari Masyarakat disana terkait nilai-nilai sosial, kenegaraan, dan keberagaman. Turut andil langsung di kegiatan kemasyarakatan di Desa membuat Zikra bangga menjadi warga negara Indonesia. Kegiatan KKN ini juga menjadi tempat Zikra banyak belajar mengenai pengetahuan tentang praktik langsung di lingkungan masyarakat.
Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) merupakan salah satu mata kuliah wajib yang diikuti seluruh mahasiswa UGM. Melalui mata kuliah tersebut, mahasiswa didorong untuk meningkatkan empati, kerja sama multidisipliner, serta kontribusi langsung dalam masyarakat. Pelaksanaan KKN-PPM UGM tersebar di 35 provinsi Indonesia dalam empat periode waktu. Salah satu mahasiswa Mikrobiologi Pertanian angkatan 2021, Hafsah Dwi Nur Haliza atau akrab disapa Lisa bergabung dalam unit AC-002 KKN Periode II Tahun 2024 di Pulau Tuangku. Pulau tersebut terletak di Kecamatan Pulau Banyak Barat, Kabupaten Aceh Singkil, Provinsi Aceh. Atas rekomendasi Bappeda Provinsi Aceh, mahasiswa UGM unit AC-002 diarahkan untuk melaksanakan KKN di Pulau Tuangku—berada dalam gugusan pulau yang berbatasan langsung dengan Samudra Hindia.