Perhimpunan Mahasiswa Mikrobiologi Pertanian (PERMAHAMI) Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada menyelenggarakan Seminar Kepenulisan dan Pembekalan Kerja Lapangan (KL) sebagai upaya mendukung kesiapan mahasiswa dalam menghadapi pelaksanaan kerja lapangan secara akademik maupun profesional. Kegiatan ini terbuka untuk seluruh mahasiswa Mikrobiologi Pertanian, khususnya angkatan 2024 yang sedang mencari tempat KL, angkatan 2023 yang tengah menyusun laporan KL, serta angkatan 2025 untuk memberikan pengenalan awal terkait pelaksanaan kerja lapangan.
SDG 8: DECENT WORK AND ECONOMIC GROWTH
Program Studi Mikrobiologi Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada menyelenggarakan kegiatan BBK (Bincang Bareng Keilmuan) Career Talkshow pada 25 April 2026. Kegiatan ini menghadirkan Risa Shofia, M.Sc., CEO Widya Genomik sekaligus alumni Mikrobiologi Pertanian, sebagai narasumber utama yang berbagi pengalaman dan inspirasi terkait dunia kerja dan industri bioteknologi.
Acara ini dibuka secara resmi oleh Kepala Departemen Mikrobiologi Pertanian, Dr. Saifur, yang dalam sambutannya menekankan pentingnya kegiatan ini sebagai jembatan antara dunia akademik dan dunia profesional. BBK Career Talkshow dirancang untuk memberikan gambaran nyata kepada mahasiswa mengenai kondisi pascakampus, peluang karier, serta kompetensi yang dibutuhkan di dunia kerja, khususnya di bidang bioteknologi dan ilmu hayati.
Program Studi Mikrobiologi Pertanian, Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada menyelenggarakan kegiatan Yudisium April 2026 pada Senin, 20 April 2026 pukul 13.00 WIB secara terjadwal di lingkungan program studi. Kegiatan ini menjadi momen penting dalam menandai kelulusan mahasiswa yang telah menyelesaikan seluruh rangkaian proses akademik dan penelitian.
Pada periode yudisium kali ini, sebanyak tiga mahasiswa resmi dinyatakan lulus dari Program Studi Mikrobiologi Pertanian. Ketiganya telah melalui proses pembelajaran, praktikum, serta penelitian yang ketat di bidang mikrobiologi pertanian, mulai dari isolasi mikroorganisme, analisis interaksi mikroba dengan tanaman, hingga penerapan ilmu mikrobiologi dalam sistem pertanian berkelanjutan. Keberhasilan ini mencerminkan capaian akademik sekaligus kompetensi yang telah dibangun selama masa studi.
Departemen Mikrobiologi Pertanian menyelenggarakan rapat evaluasi mahasiswa pada Rabu, 28 Januari, pukul 09.00 WIB, bertempat di Perpustakaan Departemen Mikrobiologi Pertanian, Gedung AGLC lantai 4. Kegiatan ini dihadiri oleh mahasiswa Mikrobiologi Pertanian angkatan 2019 dan 2020, serta Ketua Departemen, Bapak Saifur, dan Ketua Program Studi, Ibu Desi. Rapat ini menjadi wadah komunikasi terbuka antara pihak departemen dan mahasiswa untuk membahas perkembangan akademik serta tantangan yang dihadapi selama masa perkuliahan.
Departemen Keilmuan bekerja sama dengan Departemen Kewirausahaan Perhimpunan Mahasiswa Mikrobiologi Pertanian (PERMAHAMI) Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada sukses menyelenggarakan kegiatan Microbiome Creation Product (MCP) 2025 pada Sabtu, 25 Oktober 2025. Bertempat di Laboratorium Terpadu Agrokompleks Faperta UGM, acara ini mengangkat tema “The Power of Probiotics: From Fermentation to Innovation” yang bertujuan untuk meningkatkan wawasan mengenai peranan mikroorganisme dalam membuat produk pangan dan mengenalkan pengalaman langsung dalam pembuatan produk fermentasi berupa yogurt. Acara ini menghadirkan rangkaian materi, talkshow, dan praktik langsung pembuatan yogurt sebagai bentuk edukasi mengenai dunia fermentasi dan peluang bisnisnya.
Departemen Pengembangan Sumber Daya Mahasiswa (PSDM) bersama Pengurus Harian PERMAHAMI sukses menyelenggarakan program Kepenulisan PERMAHAMI 2025 pada Minggu, 31 Agustus 2025, pukul 08.00–14.00 WIB. Kegiatan ini hadir sebagai solusi atas tantangan yang dihadapi mahasiswa dalam menulis karya ilmiah, mulai dari kesulitan mencari jurnal ilmiah yang relevan dan terpercaya, melakukan sitasi dengan benar, hingga menyusun daftar pustaka sesuai aturan penulisan skripsi di Fakultas Pertanian.
Acara dimulai dengan pemaparan materi pengenalan departemen dan program studi yang disampaikan oleh Ketua Departemen dan Ketua Program Studi Mikrobiologi Pertanian. Setelah itu, sesi berlanjut dengan pemaparan dari narasumber mengenai cara efektif mencari jurnal ilmiah, teknik sitasi yang benar, pengenalan struktur laporan praktikum, hingga penyusunan daftar pustaka sesuai pedoman akademik.
Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM) kembali melaksanakan program pengabdian masyarakat dengan mengusung inovasi pemanfaatan fermentasi duckweed (Lemna sp.) sebagai pakan ikan dan ternak. Kegiatan ini diselenggarakan di Yayasan Yatim Piatu Al-Dzikro, Imogiri, Bantul, sebagai upaya mendukung kemandirian pangan sekaligus mendorong usaha ekonomi produktif di lingkungan panti asuhan.
Duckweed atau kiambang merupakan tumbuhan air berprotein tinggi yang berpotensi besar menjadi bahan pakan alternatif. Melalui proses fermentasi, kandungan gizi duckweed dapat ditingkatkan dan daya cernanya diperbaiki, sehingga tidak hanya menurunkan biaya produksi pakan, tetapi juga membuka peluang usaha baru berbasis sumber daya lokal.
Program Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat telah berhasil dijalankan melalui kegiatan KKN-PPM UGM periode II tahun 2025 oleh salah satu mahasiswa Mikrobiologi Pertanian angkatan 2022 bernama Ilyasa Ilham selama 50 hari pada tanggal 20 Juni – 8 Agustus 2025 di Kecamatan Silaut, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat. KKN-PPM merupakan salah satu mata kuliah wajib untuk pengaplikasian disiplin ilmu perkuliahan secara langsung pada masyarakat. Melalui kegiatan ini, mahasiswa didorong untuk menjalani kehidupan bermasyarakat sekaligus memberikan kontribusi nyata baik dalam pencegahan maupun penanggulangan kendala yang dihadapi masyarakat bersama-sama. Sebagian besar wilayah di Silaut dimanfaatkan sebagai lahan untuk perkebunan kelapa sawit, sehingga kelapa sawit menjadi komoditas utama pertanian. Selain itu, Kecamatan Silaut memiliki keberagaman suku, agama, dan budaya karena menjadi salah satu lokasi yang dipilih untuk program transmigrasi penduduk dari pemerintah, sehingga menjadi alasan utama untuk pelaksanaan KKN-PPM UGM 2025. Oleh karena itu pula, melalui kegiatan pengabdian ini, menghargai perbedaan-perbedaan tersebut menjadi salah satu nilai yang paling penting dalam kehidupan bermasyarakat. Di samping itu, perbedaan ini selayaknya tidak menjadi penghambat dalam berkolaborasi.
Tim KKN-PPM UGM Semerbak Banyuwangi sukses memperkenalkan pupuk hayati mikoriza kepada Kelompok Tani Kumojoyo di Desa Tegalsari, Kecamatan Tegalsari, Kabupaten Banyuwangi. Program kerja berjudul Aplikasi Pupuk Hayati Mikoriza pada Tanaman Jagung ini diprakarsai oleh Rr. Angelicha Larasati Chandra Diningrat, mahasiswi Mikrobiologi Pertanian angkatan 2022. Program dilaksanakan pada tanggal 30 Juni-12 Juli 2025 sebagai bentuk respons atas keluhan petani terhadap penurunan produktivitas tanaman jagung akibat jamur patogen.
Program pemberdayaan berbasis teknologi ramah lingkungan telah berhasil dijalankan oleh mahasiswa Mikrobiologi Pertanian angkatan 2022, Elnadya Karina Cahya Murti selama 50 hari untuk mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya lokal yang tersedia melimpah. Elnadya dibersamai oleh tim KKN-PPM Junjung Pulau Besar periode II tahun 2025 di Desa Sumber Jaya Permai, Kabupaten Bangka Selatan, Kepulauan Bangka Belitung. Dalam meningkatkan produktivitas pertanian dan peternakan berkelanjutan, Elnadya menetapkan fokus program kerja pada penerapan pengetahuan mikrobiologi. Program kerja mencakup pembuatan media tanam cocopeat dari limbah sabut kelapa yang melibatkan proses fermentasi mikroorganisme, edukasi dan aplikasi propagul mikoriza pada benih jagung, serta pemanfaatan briket dari kotoran sapi sebagai alternatif energi. Implementasi program dilakukan melalui pendekatan partisipatif dengan melibatkan langsung kelompok tani dan peternak lokal. Melalui pendekatan partisipatif, petani Desa Sumber Jaya Permai dibimbing langsung dalam demonstrasi praktik, serta diberikan pendampingan intensif dalam mengaplikasikan teknologi berbasis mikroba. Kelompok Tani dan Kelompok Ternak Desa Sumber Jaya Permai menyambut baik program ini yang menunjukkan minat masyarakat dalam mengintegrasikan praktik pertanian dan peternakan yang ramah lingkungan serta berkelanjutan. Para petani dan peternak dapat merasakan dampak langsung dari diversifikasi produk pertanian dan peternakan.