Kegiatan internasional menjadi salah satu upaya penting dalam memperluas jejaring akademik, meningkatkan kapasitas penelitian, serta memperkuat kolaborasi antara peneliti lintas negara. Melalui program visiting researcher, dosen memiliki kesempatan untuk bertukar pengetahuan, mengembangkan penelitian bersama, dan mempelajari berbagai pendekatan ilmiah yang diterapkan di institusi mitra. Kegiatan ini juga menjadi sarana untuk mendorong pengembangan riset yang lebih inovatif dan berdaya saing global.
SDG 9: INDUSTRY INNOVATION AND INFRASTRUCTURE
Prof. Irfan Dwidya Prijambada, Dosen dari Departemen Mikrobiologi Pertanian Universitas Gadjah Mada (UGM) berkesempatan mengikuti rangkaian kegiatan akademik dan industri pangan di Inggris yaitu 3PUKSEA (Plant Protein Plus Network UK-SE Asia) dengan mengangkat tema Plant Protein Plus Network UK–SE Asia (3PUKSEA): Multi-disciplinary collaboration for plant protein research and innovation network between the UK and South-East Asia pada April 2026. Kunjungan tersebut merupakan tindak lanjut dari kerja sama internasional yang berfokus pada pemanfaatan protein beras sebagai sumber plant-based protein alternatif yang berkelanjutan.
Dosen Departemen Mikrobiologi, Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada, Desi Utami, S.P., M.Env.Sc., Ph.D., menjadi narasumber dalam forum ilmiah bertajuk “Harmonized Biosafety Assessment and Sustainable Agriculture: Accelerating Innovation with Impact for Indonesian Smallholders.” Kegiatan ini diselenggarakan oleh CropLife Indonesia, bekerja sama dengan Konsorsium Bioteknologi Indonesia dan Lab Indonesia, di ICE BSD City pada Jumat, 17 April 2026.

Dalam forum tersebut, beliau menyampaikan presentasi berjudul “Communicating Biotechnology in the Digital Era: Enhancing Sustainable Agricultural Impact for Farmers in Indonesia.” Melalui paparannya, beliau membahas pentingnya komunikasi sains dalam menjembatani perkembangan bioteknologi dengan pemahaman petani di lapangan.
Program Studi Mikrobiologi Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (UGM) kembali menunjukkan daya tariknya di tingkat nasional. Berdasarkan data tingkat keketatan penerimaan mahasiswa baru UGM tahun 2025 yang beredar luas di media sosial dan diolah dari data resmi UGM, Mikrobiologi Pertanian tercatat sebagai salah satu program studi dengan tingkat persaingan tertinggi di lingkungan UGM, dengan rasio penerimaan sekitar 1:15 atau tingkat keketatan sekitar 6,7%.

Foto diambil dari https://www.instagram.com/p/DYQ9uspEUEU/?img_index=3&igsh=MWttbTE1Y2Z1N2ptMA==

Perkembangan teknologi bioteknologi modern membuka peluang baru dalam percepatan pemuliaan ternak dan peningkatan kualitas genetik di Indonesia. Dalam upaya mendukung pengembangan teknologi tersebut, Nur Akbar Arofatullah, S.P., M.Biotech., Ph.D., dosen Mikrobiologi Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada, terlibat dalam diskusi dan eksplorasi pemanfaatan teknologi DNA synthesis (DNA printing) serta metode diagnostik molekuler berbasis Loop-Mediated Isothermal Amplification (LAMP) bersama mitra industri dan praktisi internasional.

Widyaningrum Sri Sulistyawati, mahasiswi Program Studi Mikrobiologi Pertanian UGM telah melaksanakan rangkaian Kerja Lapangan (KL) di PT Ajinomoto Indonesia – Mojokerto Factory pada Januari 2026. Perjalanan tersebut membawanya mengenal lebih dekat dunia industri pangan, khususnya pada bidang Quality Control (QC) Mikrobiologi di salah satu perusahaan pangan terbesar di Indonesia.

PT Ajinomoto Indonesia merupakan perusahaan pangan asal Jepang yang dikenal luas melalui produk penyedap rasa AJINOMOTO. Selain itu, perusahaan ini juga memproduksi berbagai produk populer seperti Sajiku, Mayumi, Saori, dan Masako. Dengan slogan “Eat Well, Live Well”, perusahaan ini menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pangan sekaligus mendukung gaya hidup sehat.

Praharsiwi Nisa Az Zahro, mahasiswi Program Studi Mikrobiologi Pertanian, resmi menyelesaikan rangkaian Kerja Lapangan (KL) dengan menggelar Seminar KL di kampus. Perjalanan itu berawal dari Mojokerto, Jawa Timur tepatnya di PT Ajinomoto Indonesia – Mojokerto Factory, salah satu pabrik pengolahan pangan terbesar di Indonesia. Seminar yang digelar di lingkungan kampus ini memaparkan hasil kerja lapangan yang telah dijalani selama satu bulan penuh dengan penelitian yang berjudul “Analisis Cemaran Mikrobiologi dan Karakterisasi Morfologi Koloni Pada Pabrik Tepung Bumbu di PT Ajinomoto Indonesia – Mojokerto Factory.”
Jembatani Teori dan Industri, Praktikan Mikrobiologi Agroindustri Kunjungi PT Widya Teknologi Hayati
Departemen Mikrobiologi Pertanian, Fakultas Pertanian UGM terus berkomitmen untuk menyelaraskan pemahaman teoritis mahasiswa dengan realita aplikasi teknologi di dunia industri. Komitmen tersebut diwujudkan secara nyata melalui kegiatan kunjungan lapangan yang dilaksanakan oleh rombongan praktikan mata kuliah Mikrobiologi Agroindustri pada 10 Maret 2026. Kunjungan ini dilakukan di PT Widya Teknologi Hayati (Widya Life Science), sebuah perusahaan yang berfokus pada bidang bioteknologi yang berpusat di Sleman, DI Yogyakarta.
Workshop Bioreaktor IKA diselenggarakan pada Senin, 18 Mei 2026 di Laboratorium Pembelajaran Lantai 6, Gedung Fransiskus Asisi, Fakultas Teknobiologi Universitas Atma Jaya Yogyakarta. Kegiatan ini merupakan hasil kerja sama antara Perhimpunan Mikrobiologi Indonesia (PERMI) Cabang Yogyakarta dengan Magenta Labscience Indonesia, dan diikuti oleh sekitar 50 peserta yang terdiri dari dosen, mahasiswa, anggota PERMI, serta undangan dari berbagai institusi.

Pada kegiatan tersebut, Nur Akbar Arofatullah, S.P., M.Biotech., Ph.D., dosen Mikrobiologi Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada, hadir sebagai narasumber dengan topik “Aplikasi Biofermentor dalam Riset Bioteknologi Pertanian”. Dalam pemaparannya, beliau menjelaskan secara mendalam mengenai perkembangan teknologi biofermentor atau bioreaktor yang saat ini menjadi salah satu perangkat penting dalam penelitian mikrobiologi dan bioteknologi modern. Teknologi biofermentor memungkinkan proses pertumbuhan mikroorganisme dilakukan dalam kondisi yang lebih terkontrol dan terukur, sehingga dapat meningkatkan efisiensi, konsistensi, serta reproduktibilitas hasil penelitian. Selain itu, beliau juga menjelaskan bagaimana teknologi ini menjadi jembatan penting antara penelitian skala laboratorium dengan pengembangan aplikasi pada skala industri.
Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada melalui Program Studi Mikrobiologi Pertanian kembali memperkuat kolaborasi riset internasional melalui proyek penelitian bersama Mitsui Chemicals Crop & Life Solutions (MCCLS) dan The University of Osaka, Jepang, yang berfokus pada pengembangan bioinsektisida berbasis mikroorganisme. Sebagai langkah awal koordinasi penelitian, rapat perdana progress report dilaksanakan secara daring pada 13 Mei 2026 untuk membahas perkembangan awal riset dan rencana penelitian lanjutan.