
Perkembangan teknologi bioteknologi modern membuka peluang baru dalam percepatan pemuliaan ternak dan peningkatan kualitas genetik di Indonesia. Dalam upaya mendukung pengembangan teknologi tersebut, Nur Akbar Arofatullah, S.P., M.Biotech., Ph.D., dosen Mikrobiologi Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada, terlibat dalam diskusi dan eksplorasi pemanfaatan teknologi DNA synthesis (DNA printing) serta metode diagnostik molekuler berbasis Loop-Mediated Isothermal Amplification (LAMP) bersama mitra industri dan praktisi internasional.

Dalam unggahan yang dibagikan oleh Clive Pickering, yang terlibat dalam Dairy Breeding Acceleration Program to Improve Genetic Quality and Milk Production in Indonesia, teknologi Colorimetric LAMP dinilai memiliki keunggulan berupa proses desain, pengembangan, dan implementasi yang cepat serta robust untuk berbagai kebutuhan diagnostik. Teknologi tersebut diharapkan dapat membantu mengatasi salah satu tantangan utama dalam program pemuliaan ternak, yaitu ketersediaan metode identifikasi dan pengujian DNA yang lebih cepat, akurat, dan mudah diterapkan di lapangan.
Selain membahas teknologi diagnostik molekuler, pertemuan tersebut juga menjadi kesempatan untuk mendalami perkembangan DNA synthesis atau pencetakan DNA sintetis yang saat ini semakin berkembang di berbagai negara. Teknologi ini memungkinkan perancangan dan sintesis sekuens DNA secara presisi untuk berbagai kebutuhan penelitian, mulai dari biologi molekuler, rekayasa genetika, pengembangan kit diagnostik, hingga aplikasi bioteknologi pertanian dan peternakan. Menurut Clive Pickering, kesempatan untuk melihat secara langsung teknologi DNA synthesis memberikan pengalaman yang luar biasa dan terasa seperti menyaksikan konsep-konsep sains fiksi era 1930–1950-an menjadi kenyataan di dunia modern.
Bagi bidang pertanian dan peternakan, perkembangan teknologi genomik dan sintesis DNA memiliki potensi besar dalam mendukung identifikasi genetik, seleksi bibit unggul, pengembangan sistem deteksi penyakit yang lebih cepat, serta peningkatan produktivitas dan kualitas hasil produksi. Kolaborasi antara akademisi, industri, dan mitra internasional menjadi faktor penting untuk mempercepat adopsi inovasi tersebut sehingga dapat memberikan manfaat nyata bagi sektor pertanian dan peternakan Indonesia. Melalui kegiatan ini, Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada terus memperkuat perannya dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang berorientasi pada solusi bagi tantangan pangan dan pertanian masa depan.