• Home
  • About
  • Blog
  • Contact
  • Bahasa Indonesia
    • English
    • Bahasa Indonesia
Universitas Gadjah Mada DEPARTEMEN MIKROBIOLOGI PERTANIAN
FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS GADJAH MADA
  • HOME
  • TENTANG KAMI
    • Selayang Pandang
    • Visi, Misi, dan Tujuan Departemen Mikrobiologi Pertanian
    • Ruang Lingkup
      • Kegiatan Pembelajaran
      • Prospek Kerja
      • Jalur Penerimaan Mahasiswa Baru
    • LABORATORIUM
      • Fisiologi Mikrobia
      • Genetika Mikrobia
      • Mikrobiologi Dasar
    • SARANA DAN PRASARANA
      • Gedung A1
      • Gedung A2b
      • Lab. Terpadu Agrokompleks
      • Gedung AGLC
  • STAF
    • Staf Pendidik/ Dosen
    • Staf Kependidikan
    • Magang
  • PROGRAM STUDI
    • S1 MIKROBIOLOGI PERTANIAN
      • KURIKULUM
      • DAFTAR MAHASISWA
      • DOSEN PEMBIMBING
      • PANTAUAN IPK
      • KERJA LAPANGAN
      • RPKPS IKU-7
    • S3 MIKROBIOLOGI PERTANIAN
      • MINAT STUDI, VISI, MISI, DAN TUJUAN
      • KURIKULUM
  • PENELITIAN & PUBLIKASI
    • Penelitian
  • Kemahasiswaan & Alumni
    • Pertukaran Pelajar
    • Informasi Beasiswa
    • Profil Alumni
    • Lowongan Pekerjaan
  • LAYANAN
    • Pupuk Hayati
    • Konsultasi
    • Analisis
    • Pelatihan
    • Magang
  • DOKUMEN
    • Prosedur Pengajuan Ujian Skripsi
    • Prosedur Persiapan Yudisium
    • Pasca Yudisium
    • Blangko Izin Kerja Lapangan
    • Akreditasi Program Studi
    • Buku Panduan Skripsi
    • Modul Keterampilan Dasar Laboratorium
  • Beranda
  • berita
  • Sokong Ketahanan Pangan Dusun Bergan, Fakultas Pertanian UGM Salurkan Bibit Unggul dan Alat Pertanian untuk KWT Ngudi Rejeki

Sokong Ketahanan Pangan Dusun Bergan, Fakultas Pertanian UGM Salurkan Bibit Unggul dan Alat Pertanian untuk KWT Ngudi Rejeki

  • berita
  • 5 Agustus 2026, 15.11
  • Oleh: agungdiankharisma
  • 0

BANTUL – Komitmen Universitas Gadjah Mada dalam memperkuat ketahanan pangan berbasis masyarakat kembali diwujudkan melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan oleh Departemen Mikrobiologi Pertanian, Fakultas Pertanian UGM. Melalui program hibah pengabdian masyarakat, tim dosen UGM menyerahkan berbagai stimulan sarana produksi (saprodi) pertanian kepada Kelompok Wanita Tani (KWT) Ngudi Rejeki di Dusun Bergan, Kalurahan Wijirejo, Kapanewon Pandak, Kabupaten Bantul, pada Minggu (12/7/2026).

Program ini merupakan bagian dari upaya pemberdayaan masyarakat dalam mengoptimalkan pemanfaatan lahan pekarangan sebagai sumber pangan keluarga yang produktif, sehat, dan berkelanjutan. Selain meningkatkan ketersediaan pangan rumah tangga, kegiatan ini juga diarahkan untuk memperkuat kapasitas masyarakat dalam mengelola usaha pertanian skala pekarangan dengan memanfaatkan teknologi dan pendampingan dari perguruan tinggi.

Stimulan yang diberikan meliputi bibit pepaya California, bibit cabai, serta benih tomat dan benih cabai unggul yang dipilih karena memiliki produktivitas tinggi dan sesuai dengan kondisi agroklimat wilayah Bantul. Tanaman-tanaman tersebut diharapkan dapat menjadi sumber pangan sekaligus memberikan nilai ekonomi tambahan bagi keluarga apabila hasil panennya dipasarkan.

Selain penyediaan benih dan bibit, tim pengabdian juga menyerahkan berbagai sarana pendukung budidaya, di antaranya pupuk NPK Mutiara untuk memenuhi kebutuhan unsur hara tanaman, serta berbagai peralatan pertanian seperti sekop, cangkul, dan terpal yang akan digunakan dalam proses pengolahan media tanam maupun kegiatan budidaya sehari-hari. Tidak hanya itu, kelompok tani juga memperoleh bantuan berupa alat detektor tanah (soil analyzer) yang dapat digunakan untuk mengukur tingkat pH dan kelembapan tanah secara cepat dan akurat. Kehadiran alat ini diharapkan mampu membantu petani mengambil keputusan yang lebih tepat dalam pengelolaan lahan sehingga produktivitas tanaman dapat ditingkatkan.

Penyerahan bantuan dipimpin langsung oleh Ketua Tim Pengabdian, Susanti Mugi Lestari, S.P., M.Si., Ph.D., didampingi oleh tim dosen Departemen Mikrobiologi Pertanian Fakultas Pertanian UGM, yaitu Nur Akbar Arofatullah, Ph.D., Agung Dian Kharisma, Ph.D., Yumechris Amekan, Ph.D., dan Riska Ayu Purnamasari, Ph.D. Kegiatan ini juga melibatkan mahasiswa Departemen Mikrobiologi Pertanian, Najma Shofiyya dan Vicaksana Setyadi P., yang berpartisipasi aktif dalam proses distribusi bantuan sekaligus berinteraksi langsung dengan masyarakat. Keterlibatan mahasiswa menjadi bagian dari proses pembelajaran di luar kelas, sehingga mereka dapat memahami secara langsung dinamika pemberdayaan masyarakat dan penerapan ilmu mikrobiologi pertanian dalam menyelesaikan permasalahan nyata di lapangan.

Setelah penyerahan bantuan, kegiatan dilanjutkan dengan sesi diskusi yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh antusiasme. Anggota KWT Ngudi Rejeki bersama perangkat dusun memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menyampaikan berbagai tantangan yang mereka hadapi dalam membudidayakan tanaman hortikultura di pekarangan rumah. Beragam persoalan muncul dalam diskusi, mulai dari kesulitan menjaga kesuburan tanah, serangan hama dan penyakit tanaman, hingga strategi pemupukan dan pemeliharaan tanaman yang efektif agar hasil panen lebih optimal.

Tim dosen Fakultas Pertanian UGM memberikan berbagai masukan berdasarkan hasil penelitian dan pengalaman lapangan. Berbagai alternatif solusi didiskusikan bersama, termasuk pentingnya penerapan budidaya yang ramah lingkungan, pemanfaatan mikroorganisme bermanfaat untuk meningkatkan kesehatan tanah, serta pengelolaan tanaman yang lebih efisien agar mampu mengurangi ketergantungan terhadap input kimia. Diskusi dua arah tersebut menjadi ruang pertukaran pengetahuan yang mempertemukan pengalaman praktis para petani dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi dari perguruan tinggi.

Dukuh Bergan, Nanan Widiya, menyampaikan apresiasi atas perhatian yang diberikan oleh Fakultas Pertanian UGM kepada masyarakat Dusun Bergan. Menurutnya, bantuan yang diterima bukan hanya berupa sarana produksi pertanian, tetapi juga motivasi dan pengetahuan baru yang dapat meningkatkan semangat masyarakat untuk terus mengembangkan pertanian pekarangan sebagai salah satu penopang ketahanan pangan keluarga.

Senada dengan itu, Ketua KWT Ngudi Rejeki, Suhestuti, berharap kerja sama antara kelompok tani dan Fakultas Pertanian UGM dapat terus berlanjut. Ia menilai bahwa pendampingan berkelanjutan sangat dibutuhkan agar masyarakat tidak hanya menerima bantuan sarana produksi, tetapi juga memperoleh pembinaan teknis dalam mengelola budidaya tanaman hingga mampu menghasilkan panen yang optimal dan berkelanjutan.

Melalui kegiatan ini, Departemen Mikrobiologi Pertanian Fakultas Pertanian UGM kembali menegaskan komitmennya dalam menjalankan tridarma perguruan tinggi, khususnya di bidang pengabdian kepada masyarakat. Sinergi antara perguruan tinggi dan masyarakat diharapkan mampu mempercepat adopsi inovasi pertanian yang lebih produktif, ramah lingkungan, dan berkelanjutan. Dengan dukungan teknologi, pendampingan yang berkesinambungan, serta partisipasi aktif masyarakat, Dusun Bergan diharapkan dapat berkembang menjadi kawasan yang mandiri pangan, memiliki pekarangan produktif, dan menjadi contoh pemberdayaan masyarakat berbasis pertanian berkelanjutan di Kabupaten Bantul.

Tags: SDG 17: PARTNERSHIPS FOR THE GOALS SDG 2: ZERO HUNGER SDG 3: GOOD HEALTH AND WELL-BEING

Tinggalkan Komentar Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

Universitas Gadjah Mada

Departemen Mikrobiologi Pertanian
Jl. Flora No. 1 Bulaksumur Yogyakarta
Telp: +62 274 523065 atau
+62 274 588688 ext. 33105, 33104, 33110, 31313
Fax: +62 274 563062
E-Mail: psmikro.faperta@ugm.ac.id

© Departemen Mikrobiologi Pertanian 2023

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY