Fakultas Pertanian UGM terus mendorong mahasiswa untuk memperoleh pengalaman langsung di dunia industri sebagai bekal sebelum memasuki dunia kerja. Salah satu pengalaman tersebut dirasakan oleh Severinus Adrian Maitri (Vino), mahasiswa Program Studi Mikrobiologi Pertanian angkatan 2023, yang berkesempatan menjalani praktik kerja di CJ selama kurang lebih satu bulan. Selama praktik kerja, Vino terlibat dalam kegiatan Wastewater Treatment (WWT) atau pengolahan air limbah. Kegiatan yang dilakukan meliputi pemantauan parameter air limbah untuk memastikan hasil pengolahan memenuhi standar baku mutu sebelum dialirkan ke badan perairan.

Menurut Vino, pengalaman bekerja di industri memberikan gambaran nyata mengenai dunia kerja profesional yang berbeda dengan kehidupan perkuliahan. Rutinitas kerja yang teratur mengajarkannya tentang kedisiplinan dan tanggung jawab dalam menyelesaikan pekerjaan. “Sehari-hari ritme kerjanya seperti pekerja pabrik pada umumnya. Bangun pagi, bekerja, lalu pulang. Dari situ saya belajar tentang kedisiplinan dan konsistensi dalam bekerja,” ujarnya.
Salah satu hal yang paling berkesan baginya adalah budaya kerja di perusahaan. Selama jam kerja, penggunaan telepon genggam dibatasi sehingga para pekerja dapat lebih fokus pada pekerjaan dan berinteraksi secara langsung dengan rekan kerja. “Karena hampir semua pekerja tidak memegang telepon genggam selama bekerja, interaksi yang terjadi terasa lebih nyata. Komunikasi berjalan lebih baik dan fokus terhadap pekerjaan juga lebih terjaga,” jelas Vino.

Selain itu, Vino juga merasakan lingkungan kerja yang suportif dan minim senioritas. Menurutnya, seluruh pekerja saling membantu dan merangkul satu sama lain sehingga menciptakan suasana kerja yang nyaman. “Saya merasa diterima dengan baik. Tidak ada senioritas yang membuat canggung, justru semua saling merangkul. Bahkan saya juga diajak mengikuti kegiatan kebersamaan bersama karyawan,” tuturnya.
Melalui pengalaman ini, Vino belajar bahwa profesionalisme dan keselamatan kerja merupakan aspek yang sangat penting dalam dunia industri. Ia juga melihat bagaimana perusahaan memberikan perhatian terhadap kesejahteraan serta keamanan para pekerjanya. “Kesan terbesar yang saya dapatkan adalah dunia industri membuka mata saya tentang profesionalisme dalam bekerja. Perhatian terhadap keselamatan kerja sangat tinggi sehingga setiap pekerja dapat bekerja dengan aman,” ungkapnya.
Pengalaman praktik kerja ini memberikan wawasan baru bagi Vino mengenai penerapan ilmu yang dipelajari selama kuliah, khususnya dalam pengelolaan lingkungan dan pengolahan limbah. Selain menambah pengetahuan teknis, pengalaman tersebut juga menjadi kesempatan untuk belajar beradaptasi dengan budaya kerja profesional di industri.
Kegiatan ini turut mendukung pencapaian SDG 4: Pendidikan Berkualitas, SDG 6: Air Bersih dan Sanitasi Layak, SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, serta SDG 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab.
Penulis: Faeydza Dumyati Ali
Editor: Desi Utami