Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (UGM) melalui Departemen Mikrobiologi Pertanian kembali membuka kesempatan bagi mahasiswa internasional untuk mengikuti program Municipal Waste Management: Workshop and Field Trip 2026. Program ini merupakan bagian dari implementasi Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Gadjah Mada yang dikembangkan melalui pendekatan kolaboratif antara akademisi, mahasiswa internasional, dan masyarakat dalam mendukung pengelolaan sampah berkelanjutan berbasis komunitas. Program internasional ini akan diselenggarakan pada 20–26 Juli 2026 di Yogyakarta dengan mengusung tema “Empowering Communities Through Sustainable Waste Solutions.”
SDG 12: RESPONSIBLE CONSUMPTION AND PRODUCTION

Sebagai upaya memperkuat peran mahasiswa dalam pemberdayaan masyarakat dan pengembangan sektor pertanian, Departemen Sosial Masyarakat PERMAHAMI (Perhimpunan Mahasiswa Mikrobiologi Pertanian) Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada menyelenggarakan kegiatan Sapa Komunitas bertajuk “Sapa Bumi, Rembug Tani”. Kegiatan ini dilaksanakan melalui kolaborasi dengan komunitas tani Agro Mulya Eco Farm yang berlokasi di wilayah Kalasan, Daerah Istimewa Yogyakarta.
Kegiatan ini menjadi wadah bagi mahasiswa dan petani untuk saling berbagi pengalaman, pengetahuan, serta praktik terbaik dalam pengelolaan pertanian yang berkelanjutan. Melalui pendekatan kolaboratif, mahasiswa tidak hanya memperoleh pengalaman belajar di luar kelas, tetapi juga berkesempatan memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat.
Prof. Irfan Dwidya Prijambada, Dosen dari Departemen Mikrobiologi Pertanian Universitas Gadjah Mada (UGM) berkesempatan mengikuti rangkaian kegiatan akademik dan industri pangan di Inggris yaitu 3PUKSEA (Plant Protein Plus Network UK-SE Asia) dengan mengangkat tema Plant Protein Plus Network UK–SE Asia (3PUKSEA): Multi-disciplinary collaboration for plant protein research and innovation network between the UK and South-East Asia pada April 2026. Kunjungan tersebut merupakan tindak lanjut dari kerja sama internasional yang berfokus pada pemanfaatan protein beras sebagai sumber plant-based protein alternatif yang berkelanjutan.
Dosen Departemen Mikrobiologi, Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada, Desi Utami, S.P., M.Env.Sc., Ph.D., menjadi narasumber dalam forum ilmiah bertajuk “Harmonized Biosafety Assessment and Sustainable Agriculture: Accelerating Innovation with Impact for Indonesian Smallholders.” Kegiatan ini diselenggarakan oleh CropLife Indonesia, bekerja sama dengan Konsorsium Bioteknologi Indonesia dan Lab Indonesia, di ICE BSD City pada Jumat, 17 April 2026.

Dalam forum tersebut, beliau menyampaikan presentasi berjudul “Communicating Biotechnology in the Digital Era: Enhancing Sustainable Agricultural Impact for Farmers in Indonesia.” Melalui paparannya, beliau membahas pentingnya komunikasi sains dalam menjembatani perkembangan bioteknologi dengan pemahaman petani di lapangan.
Fakultas Pertanian UGM terus mendorong mahasiswa untuk memperoleh pengalaman langsung di dunia industri sebagai bekal sebelum memasuki dunia kerja. Salah satu pengalaman tersebut dirasakan oleh Severinus Adrian Maitri (Vino), mahasiswa Program Studi Mikrobiologi Pertanian angkatan 2023, yang berkesempatan menjalani praktik kerja di CJ selama kurang lebih satu bulan. Selama praktik kerja, Vino terlibat dalam kegiatan Wastewater Treatment (WWT) atau pengolahan air limbah. Kegiatan yang dilakukan meliputi pemantauan parameter air limbah untuk memastikan hasil pengolahan memenuhi standar baku mutu sebelum dialirkan ke badan perairan.
Komitmen untuk menghadirkan solusi lingkungan yang berkelanjutan melalui pemberdayaan masyarakat kembali diwujudkan oleh Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada. Salah satu program yang dipimpin oleh Prof. Irfan Dwidya Prijambada, berhasil meraih pendanaan Program EQUITY 2026 untuk mengembangkan model pengelolaan sampah berbasis komunitas melalui kolaborasi internasional. Berdasarkan penetapan penerima pendanaan oleh Direktorat Pengabdian kepada Masyarakat UGM, program yang diusung berjudul “Community Development for Sustainable Waste Management: A Collaborative International Student Program in Yogyakarta”.
Widyaningrum Sri Sulistyawati, mahasiswi Program Studi Mikrobiologi Pertanian UGM telah melaksanakan rangkaian Kerja Lapangan (KL) di PT Ajinomoto Indonesia – Mojokerto Factory pada Januari 2026. Perjalanan tersebut membawanya mengenal lebih dekat dunia industri pangan, khususnya pada bidang Quality Control (QC) Mikrobiologi di salah satu perusahaan pangan terbesar di Indonesia.

PT Ajinomoto Indonesia merupakan perusahaan pangan asal Jepang yang dikenal luas melalui produk penyedap rasa AJINOMOTO. Selain itu, perusahaan ini juga memproduksi berbagai produk populer seperti Sajiku, Mayumi, Saori, dan Masako. Dengan slogan “Eat Well, Live Well”, perusahaan ini menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pangan sekaligus mendukung gaya hidup sehat.
Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada melalui Program Studi Mikrobiologi Pertanian kembali memperkuat kolaborasi riset internasional melalui proyek penelitian bersama Mitsui Chemicals Crop & Life Solutions (MCCLS) dan The University of Osaka, Jepang, yang berfokus pada pengembangan bioinsektisida berbasis mikroorganisme. Sebagai langkah awal koordinasi penelitian, rapat perdana progress report dilaksanakan secara daring pada 13 Mei 2026 untuk membahas perkembangan awal riset dan rencana penelitian lanjutan.
Kegiatan penanaman perdana kakao unggul pada hari Kamis, 26 Maret 2026, yang diinisiasi oleh Universitas Gadjah Mada melalui Fakultas Pertanian menjadi langkah strategis dalam membangun ekosistem kakao berkelanjutan di Cilacap. Kolaborasi ini melibatkan Fuji Oil Co., Ltd., PT Riset Perkebunan Nusantara, serta kelompok petani lokal, dengan tahap awal pengembangan mencapai sekitar 44 hektare lahan. Program ini tidak hanya berfokus pada produksi, tetapi juga pada penguatan rantai nilai kakao secara terintegrasi dari hulu hingga hilir. Dari pihak UGM, kegiatan ini diwakili oleh Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Prof. Subejo, serta didukung oleh tiga dosen Mikrobiologi Pertanian, yaitu Dr. Nur Akbar Arofatullah, Prof. Donny Widianto, dan Prof. Irfan Dwidya Prijambada.
Program Studi Mikrobiologi Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada menyelenggarakan kegiatan bertajuk “Introduction to HACCP in the Food Industry” pada Rabu, 18 Februari 2026 pukul 13.00 WIB. Kegiatan ini dilaksanakan di Ventura Room, AGLC Lantai 6, dan dibuka untuk umum sebagai bagian dari upaya memperluas wawasan terkait penerapan sistem keamanan pangan di industri.
Acara ini menghadirkan Zulfa Hafsah Firdayan, S.P., alumni Mikrobiologi Pertanian yang saat ini berkarier sebagai QC Supervisor in Food Industry, sebagai narasumber utama. Dalam pemaparannya, narasumber menjelaskan secara komprehensif mengenai konsep Hazard Analysis and Critical Control Points (HACCP) sebagai sistem manajemen keamanan pangan yang bersifat preventif dan sangat penting dalam industri makanan modern. Penjelasan juga mencakup bagaimana identifikasi bahaya biologis, kimia, dan fisik dilakukan, serta bagaimana titik kendali kritis ditetapkan untuk memastikan keamanan produk dari proses awal hingga produk akhir.