Komitmen untuk menghadirkan solusi lingkungan yang berkelanjutan melalui pemberdayaan masyarakat kembali diwujudkan oleh Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada. Salah satu program yang dipimpin oleh Prof. Irfan Dwidya Prijambada, berhasil meraih pendanaan Program EQUITY 2026 untuk mengembangkan model pengelolaan sampah berbasis komunitas melalui kolaborasi internasional. Berdasarkan penetapan penerima pendanaan oleh Direktorat Pengabdian kepada Masyarakat UGM, program yang diusung berjudul “Community Development for Sustainable Waste Management: A Collaborative International Student Program in Yogyakarta”.
SDG 12: RESPONSIBLE CONSUMPTION AND PRODUCTION
Widyaningrum Sri Sulistyawati, mahasiswi Program Studi Mikrobiologi Pertanian UGM telah melaksanakan rangkaian Kerja Lapangan (KL) di PT Ajinomoto Indonesia – Mojokerto Factory pada Januari 2026. Perjalanan tersebut membawanya mengenal lebih dekat dunia industri pangan, khususnya pada bidang Quality Control (QC) Mikrobiologi di salah satu perusahaan pangan terbesar di Indonesia.

PT Ajinomoto Indonesia merupakan perusahaan pangan asal Jepang yang dikenal luas melalui produk penyedap rasa AJINOMOTO. Selain itu, perusahaan ini juga memproduksi berbagai produk populer seperti Sajiku, Mayumi, Saori, dan Masako. Dengan slogan “Eat Well, Live Well”, perusahaan ini menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pangan sekaligus mendukung gaya hidup sehat.
Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada melalui Program Studi Mikrobiologi Pertanian kembali memperkuat kolaborasi riset internasional melalui proyek penelitian bersama Mitsui Chemicals Crop & Life Solutions (MCCLS) dan The University of Osaka, Jepang, yang berfokus pada pengembangan bioinsektisida berbasis mikroorganisme. Sebagai langkah awal koordinasi penelitian, rapat perdana progress report dilaksanakan secara daring pada 13 Mei 2026 untuk membahas perkembangan awal riset dan rencana penelitian lanjutan.
Kegiatan penanaman perdana kakao unggul pada hari Kamis, 26 Maret 2026, yang diinisiasi oleh Universitas Gadjah Mada melalui Fakultas Pertanian menjadi langkah strategis dalam membangun ekosistem kakao berkelanjutan di Cilacap. Kolaborasi ini melibatkan Fuji Oil Co., Ltd., PT Riset Perkebunan Nusantara, serta kelompok petani lokal, dengan tahap awal pengembangan mencapai sekitar 44 hektare lahan. Program ini tidak hanya berfokus pada produksi, tetapi juga pada penguatan rantai nilai kakao secara terintegrasi dari hulu hingga hilir. Dari pihak UGM, kegiatan ini diwakili oleh Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Prof. Subejo, serta didukung oleh tiga dosen Mikrobiologi Pertanian, yaitu Dr. Nur Akbar Arofatullah, Prof. Donny Widianto, dan Prof. Irfan Dwidya Prijambada.
Program Studi Mikrobiologi Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada menyelenggarakan kegiatan bertajuk “Introduction to HACCP in the Food Industry” pada Rabu, 18 Februari 2026 pukul 13.00 WIB. Kegiatan ini dilaksanakan di Ventura Room, AGLC Lantai 6, dan dibuka untuk umum sebagai bagian dari upaya memperluas wawasan terkait penerapan sistem keamanan pangan di industri.
Acara ini menghadirkan Zulfa Hafsah Firdayan, S.P., alumni Mikrobiologi Pertanian yang saat ini berkarier sebagai QC Supervisor in Food Industry, sebagai narasumber utama. Dalam pemaparannya, narasumber menjelaskan secara komprehensif mengenai konsep Hazard Analysis and Critical Control Points (HACCP) sebagai sistem manajemen keamanan pangan yang bersifat preventif dan sangat penting dalam industri makanan modern. Penjelasan juga mencakup bagaimana identifikasi bahaya biologis, kimia, dan fisik dilakukan, serta bagaimana titik kendali kritis ditetapkan untuk memastikan keamanan produk dari proses awal hingga produk akhir.
Universitas Gadjah Mada (UGM) kembali menunjukkan komitmennya terhadap kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi melalui pengukuhan Prof. Ir. Donny Widianto, Ph.D. sebagai Guru Besar dalam bidang Bioteknologi Mikrobia pada Fakultas Pertanian. Acara pengukuhan dilaksanakan pada Kamis, 30 Oktober 2025 di Gedung Pusat UGM, dan disiarkan secara langsung melalui kanal YouTube resmi universitas. Kegiatan ini dihadiri oleh sivitas akademika, keluarga, serta tamu undangan dari berbagai institusi.
Prof. Donny Widianto, yang lahir di Probolinggo pada tahun 1961, merupakan lulusan Program Studi Mikrobiologi Tanah, Fakultas Pertanian UGM. Setelah menyelesaikan studi sarjana, beliau melanjutkan pendidikan di Osaka University melalui program International Postgraduate University Course in Microbiology, dan kemudian menempuh studi doktoralnya di Program Fermentation Technology, Graduate School of Engineering, universitas yang sama. Selain itu, beliau juga meraih gelar Insinyur dari Fakultas Kehutanan UGM. Dalam karier profesionalnya, Prof. Donny pernah menjabat sebagai Komisaris PT Wahana Gajah Mada Hashimoto Yogyakarta dan saat ini mengemban amanah sebagai Ketua Departemen Mikrobiologi Pertanian UGM.
Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM) kembali melaksanakan program pengabdian masyarakat dengan mengusung inovasi pemanfaatan fermentasi duckweed (Lemna sp.) sebagai pakan ikan dan ternak. Kegiatan ini diselenggarakan di Yayasan Yatim Piatu Al-Dzikro, Imogiri, Bantul, sebagai upaya mendukung kemandirian pangan sekaligus mendorong usaha ekonomi produktif di lingkungan panti asuhan.
Duckweed atau kiambang merupakan tumbuhan air berprotein tinggi yang berpotensi besar menjadi bahan pakan alternatif. Melalui proses fermentasi, kandungan gizi duckweed dapat ditingkatkan dan daya cernanya diperbaiki, sehingga tidak hanya menurunkan biaya produksi pakan, tetapi juga membuka peluang usaha baru berbasis sumber daya lokal.
Tim KKN-PPM UGM Semerbak Banyuwangi sukses memperkenalkan pupuk hayati mikoriza kepada Kelompok Tani Kumojoyo di Desa Tegalsari, Kecamatan Tegalsari, Kabupaten Banyuwangi. Program kerja berjudul Aplikasi Pupuk Hayati Mikoriza pada Tanaman Jagung ini diprakarsai oleh Rr. Angelicha Larasati Chandra Diningrat, mahasiswi Mikrobiologi Pertanian angkatan 2022. Program dilaksanakan pada tanggal 30 Juni-12 Juli 2025 sebagai bentuk respons atas keluhan petani terhadap penurunan produktivitas tanaman jagung akibat jamur patogen.
Program pemberdayaan berbasis teknologi ramah lingkungan telah berhasil dijalankan oleh mahasiswa Mikrobiologi Pertanian angkatan 2022, Elnadya Karina Cahya Murti selama 50 hari untuk mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya lokal yang tersedia melimpah. Elnadya dibersamai oleh tim KKN-PPM Junjung Pulau Besar periode II tahun 2025 di Desa Sumber Jaya Permai, Kabupaten Bangka Selatan, Kepulauan Bangka Belitung. Dalam meningkatkan produktivitas pertanian dan peternakan berkelanjutan, Elnadya menetapkan fokus program kerja pada penerapan pengetahuan mikrobiologi. Program kerja mencakup pembuatan media tanam cocopeat dari limbah sabut kelapa yang melibatkan proses fermentasi mikroorganisme, edukasi dan aplikasi propagul mikoriza pada benih jagung, serta pemanfaatan briket dari kotoran sapi sebagai alternatif energi. Implementasi program dilakukan melalui pendekatan partisipatif dengan melibatkan langsung kelompok tani dan peternak lokal. Melalui pendekatan partisipatif, petani Desa Sumber Jaya Permai dibimbing langsung dalam demonstrasi praktik, serta diberikan pendampingan intensif dalam mengaplikasikan teknologi berbasis mikroba. Kelompok Tani dan Kelompok Ternak Desa Sumber Jaya Permai menyambut baik program ini yang menunjukkan minat masyarakat dalam mengintegrasikan praktik pertanian dan peternakan yang ramah lingkungan serta berkelanjutan. Para petani dan peternak dapat merasakan dampak langsung dari diversifikasi produk pertanian dan peternakan.
Program Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Periode II Tahun 2025 Universitas Gadjah Mada telah dilaksanakan oleh seluruh mahasiswa angkatan 2022 di berbagai daerah di Indonesia. Salah satu mahasiswa Mikrobiologi Pertanian Universitas Gadjah Mada, Selvina Ratna, ikut berpartisipasi sebagai anggota Tim Bromo Bestari yang melaksanakan pengabdian di Desa Gubugklakah, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Melalui kegiatan KKN ini, Selvina mendapat banyak pengalaman baru sekaligus berkesempatan untuk secara langsung mengaplikasikan ilmu yang telah diperoleh di bangku kuliah. Lokasi KKN di desa yang terkenal dengan tanah subur dan jalur wisata menuju Bromo ini, juga membuka peluang bagi Selvina untuk mengenal lebih jauh tentang kondisi masyarakat, kegiatan kebudayaan, dan potensi lokal yang dapat dimanfaatkan lebih optimal dengan kolaborasi lintas disiplin ilmu.